Header Ads

Perintah ssh/shell/*unix

mo nulis basic command di ssh atau shell..soalnya aku sendiri sering lupa command-command nya..karena sekarang lebih sering pke windows daripada linux
soalnya di linux koneksi ku yang dah lemot makin lemot...jadi skr mau ga mau..jadi windowser dulu...
cuma berhubung ada server VPS yang harus di kelola lewat SSH/putty ni aku kumpulin command-command SSH biar ga lupa :D...kalopun lupa tinggal buka blog ini hehehe
barangkali ada yang mo nambahin..sangat-sangat berterima kasih..soale aku juga newbie banget dalam hal ginian,,,
perintah-perintah ini di ambil dari berbagai sumber
diantara nya dari sini trus sini




Beberapa perintah dasar yang penting diketahui adalah sebagai berikut :
1. pwd : perintah ini digunakan untuk mengetahui di direktori mana kita sedang berada. Lihat contoh
berikut ini :
# pwd
/usr/local

2. cd : perintah ini artinya “change directory”; digunakan untuk berganti direktori. Perhatikan contoh berikut
ini untuk mengetahui bagaimana menggunakan perintah cd :
# pwd
/home/tedy
# cd /usr/local

3. ls : perintah ini digunakan untuk mengetahui isi dari sebuah direktori. Perintah ini sama dengan perintah
dir dalam lingkungan DOS.

4. cp : perintah ini digunakan untuk membuat salinan dari sebuah file. Format perintah untuk menyalin
sebuah file adalah seperti berikut ini :
# cp /home/tedy/contoh.txt /home/tedy/tes/
Pada contoh di atas file contoh.txt yang ada dalam direktori /home/tedy disalin ke dalam direktori
/home/tedy/tes.


5. mv : perintah ini sama digunakan untuk memindahkan suatu file dari suatu direktori ke direktori lainnya.
Perintah ini juga bisa dipakai untuk mengganti nama sebuah file.
# mv /home/tedy/contoh.txt /home/tedy/tes

6. rm : perintah ini digunakan untuk menghapus file. Lihat contoh berikut ini :

7. mkdir : perintah ini digunakan untuk membuat direktori (folder) baru.

8. tar : perintah ini digunakan untuk menggabungkan beberapa file menjadi sebuah file tunggal. Selain itu
perintah ini digunakan juga untuk memecah file tar yang ada menjadi file-file aslinya. Format perintah
untuk membuat sebuah file dari beberapa file seperti berikut ini :
# tar -cvf
# tar -cvf sample.tar latihan.txt BAB\ III.doc
latihan.txt
BAB III.doc

Perintah untuk membuka sebuah file *.tar adalah sebagai berikut :
# tar -xvf file.tar
Dengan menggunakan perintah di atas, semua isi file.tar akan diekstrak dan disimpan dalam sebuah
folder baru dengan nama file. Lihat contoh berikut ini :
# ls -l
total 64
-rw-r--r-- 1 tedy tedy 61440 Jun 27 17:21 sample.tar
# tar -xvf sample.tar
latihan.txt
BAB III edit.doc
# ls -l
total 128
-rwxr-xr-x 1 tedy tedy 53760 Jun 24 17:57 BAB III edit.doc*
-rw-r--r-- 1 tedy tedy 127 Jun 24 18:02 latihan.txt
-rw-r--r-- 1 tedy tedy 61440 Jun 27 17:21 sample.tar
9. gzip : perintah ini digunakan untuk mengkompresi sebuah file sehingga memiliki ukuran lebih kecil.
Perintah ini juga dipakai untuk mendekompresi sebuah file yang sudah dikompres sebelumnya. Untuk
mengkompres sebuah file perintah yang digunakan adalah seperti ini :
# gzip

Untuk mengembalikan file yang sudah terkompres ke dalam bentuk semula, perintahnya adalah seperti
berikut :
# gzip -d

10. clear : perintah ini dipakai untuk menghapus semua tampilan yang ada pada layar terminal. Perintah
ini serupa dengan perintah cls pada lingkunganWindows. 


11. touch : perintah ini dipakai untuk membuat sebuah file kosong, seperti pada contoh berikut ini :
# touch contoh.txt
# ls -l
total 0
-rw-r--r-- 1 tedy tedy 0 2007-06-26 09:11 contoh.txt
Pada contoh di atas, kita membuat file contoh.txt dengan perintah touch. Oleh karenanya, besar dari
file yang terbentuk hanya 0 byte.


12. whatis : perintah ini digunakan untuk mengetahui apa fungsi dari suatu perintah. Perintah ini akan
menghasilkan sebaris deskripsi singkat dari sebuah perintah. Lihat contoh berikut ini :
# whatis cp
cp (1) - copy files and directories

13. man : perintah ini dipakai untuk membaca dokumentasi dari aplikasi atau perintah. Penggunaannya
adalah dengan menuliskan nama aplikasi atau perintah yang ingin diketahui dokumentasinya. Dengan
menggunakan perintah man kita bisa mempelajari sintaks dari perintah-perintah yang ada.


14. cat : perintah ini dipakai untuk menampilkan isi dari suatu file yang tersusun dari kode-kode ASCII.
Misalnya kita memiliki file teks bernama latihan.txt yang ada di direktori /home/tedy/tes. Jika kita
hanya ingin melihat isi dari file tersebut kita bisa melihatnya dengan menggunakan konsol, seperti
ditunjukkan pada contoh berikut ini :
# ls
BAB III edit.doc* blog.txt latihan.txt
# cat latihan.txt
Ini adalah contoh \emph{file} teks.
Kita dapat membuat \emph{file} teks dalam lingkungan Unix dengan
menggunakan program yang bernama vi.


15. more : perintah ini dipakai untuk menampilkan isi dari sebuah file, tahap demi tahap sehingga mudah
untuk dibaca. 


16. grep : perintah ini dipakai untuk mencari suatu kata/string dalam sebuah file berbasis teks. Misalnya
kita ingin mencari kata “Linux” dalam sebuah file teks dengan nama “tes.txt”, lihat contoh berikut ini :
# cat tes.txt

# grep "Linux" tes.txt
1. Linux, memiliki banyak distro, seperti misalnya :
Pada contoh di atas, dengan menggunakan perintah grep kita bisa dengan mudah menemukan baris
yang mengandung kata “Linux”.


17. vi : perintah ini dipakai untuk menjalankan sebuah editor teks Vi. Aplikasi Vi adalah editor berbasis
teks yang sangat popular di lingkungan Linux. Vi memiliki 2 mode operasi : mode editing teks dan
mode kontrol. Ketika pertama kali kita masuk ke dalam Vi, kita otomatis masuk ke dalam mode kontrol.
Untuk masuk ke dalam mode editing teks, tekan tombol i. Untuk pindah dari mode editing teks ke mode
kontrol kita menggunakan tombol Esc.
Bagi orang yang pertama kali menggunakan Vi, mungkin akan banyak mengalami kesulitan sebab semua
dikontrol dengan menggunakan tombol keyboard. Berikut ini beberapa tombol yang digunakan dalam
mode kontrol :
(a) i - tombol ini dipakai untuk masuk ke dalam mode editing teks. Lihat contoh tampilan ketika
sedang berada pada mode editing :
8
tes menggunakan teks editor Vi
~
~
~
~
-- INSERT --
Saat berada pada mode editing, di bagian bawah ditandai dengan tulisan INSERT.
(b) :w - kombinasi tombol ini dipakai untuk menyimpan file. Perintah ini dapat dilengkapi dengan
tanda seru (!) - tanda seru dipakai untuk memaksa Vi menyimpan perubahan yang dilakukan pada
file teks tersebut, walaupun file teks tersebut awalnya adalah read only file.
tes menggunakan teks editor Vi
~
~
~
~
:w tes.txt
Setelah mengetikkan perintah :w tes.txt tekan Enter, maka akan muncul tampilan seperti
ini :
tes menggunakan teks editor Vi
~
~
~
~
"tes.txt" 1L, 31C written
Contoh berikut ini menunjukkan tampilan yang muncul ketika kita membuka sebuah read only file
(file yang hanya bisa dibaca).
tes menggunakan teks editor Vi
~
~
~
~
"tes.txt" [readonly] 1L, 31C
Jika kita mencoba menambahkan teks ke dalam file di atas akan muncul peringatan seperti berikut
ini :
-- INSERT -- W10: Warning: Changing a readonly file
Jika kita tetap menambahkan teks dan mencoba menjalankan perintah :w maka akan muncul peringatan
berikut ini :
E45: ‘readonly’ option is set (add ! to override)
Oleh karena itu, kita perlu menggunakan perintah :w! jika tetap ingin menambahkan teks ke dalam
file tersebut.
(c) :q - kombinasi ini dipakai untuk keluar dari Vi. Perintah ini juga dapat diikuti dengan tanda seru,
artinya memerintahkan Vi untuk mengabaikan peringatan yang muncul. Misalnya saat kita belum
menyimpan teks yang sudah diketik dan kita menggunakan perintah :q maka Vi akan memberitahu
kita untuk menyimpan terlebih dahulu teks tersebut; seperti contoh berikut ini :
E37: No write since last change (add ! to override)
Tanpa tanda seru kita tidak bisa keluar dari Vi. Dengan menggunakan perintah :q! kita memaksa
Vi untuk berhenti tanpa perlu menyimpan teks tersebut.
(d) :d - kombinasi tombol ini dipakai untuk menghapus semua karakter yang berada dalam satu baris.
Pindahkan kursor terlebih dahulu ke dalam baris yang ingin dihapus lalu jalankan kombinasi tombol
tersebut.
9
(e) x - tombol ini dipakai untuk menghapus karakter yang ada di sebelah kanan kursor.
(f) r - tombol ini dipakai untuk mengganti karakter yang ada di sebelah kanan kursor.
(g) a - tombol ini akan membuat kursor bergeser 1 karakter dan Vi sudah siap menerima teks lagi (sudah
langsung masuk ke dalam mode editing).
Saat kita menggunakan Vi untuk mengedit sebuah teks, kita sulit untuk mundur ke karakter sebelumnya
dengan menggunakan tanda panah kiri. Jika kita ingin memindahkan kursor ke tempat tertentu, maka
kita harus masuk dulu ke dalam mode kontrol.
18. uname : perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi dari sistem yang sedang berjalan. Lihat
contoh berikut ini :
# uname
Linux
Ada beberapa opsi yang dapat ditambahkan pada perintah ini adalah :
(a) -a : opsi ini akan menampilkan semua informasi tentang sistem operasi dan hardware yang digunakan.
Lihat contoh berikut ini :
# uname -a
Linux localhost 2.6.8.1-12mdk #1 Fri Oct 1 12:53:41 CEST 2004 i686 Pentium III
(Coppermine) unknown GNU/Linux
(b) -s : opsi ini menampilkan nama kernel yang digunakan dalam sistem operasi. Lihat contoh berikut
ini :
# uname -s
Linux
(c) -r : opsi ini akan menampilkan versi kernel yang digunakan. Lihat contoh berikut ini :
# uname -r
2.6.8.1-12mdk
(d) -o : opsi ini akan menampilkan nama sistem operasi yang digunakan. Lihat contoh berikut ini :
# uname -o
GNU/Linux
(e) -p : opsi ini akan menampilkan jenis prosesor yang digunakan. Lihat contoh berikut ini :
# uname -p
Pentium III (Coppermine)
19. ps : perintah ini digunakan untuk melihat proses-proses yang sedang berjalan di dalam komputer kita.
Lihat contoh berikut ini :
# ps -ef | more

Untuk melihat proses-proses yang dijalankan oleh user tertentu kita dapat menggunakan opsi -U .
Lihat contoh berikut ini :
10
# ps -U tedy | more



18. su : perintah ini digunakan untuk mengubah hak akses menjadi root. Dalam sistem operasi Windows,
root setara dengan Administrator. Hak akses root paling tinggi dalam tingkatan user. Root dapat
memodifikasi file-file yang ada di dalam sistem. Sebenarnya perintah su tidak hanya digunakan untuk
mengubah hak akses menjadi root, tetapi juga bisa untuk mengubah hak akses menjadi user tertentu.
Misalnya di dalam sistem operasi ada 3 user : root, admin, guest. Untuk dapat mengakses
file-file/konfigurasi dari user lain, kita dapat menggunakan perintah su - .


19. chmod : perintah ini digunakan untuk mengubah hak akses user pada sebuah file. Ada 3 tipe hak akses
dapat diterapkan pada sebuah file, yaitu :
• Read (r) : file hanya bisa dibaca.
• Write (w) : file dengan tipe ini bisa dibaca sekaligus bisa dimodifikasi.
• Execute (x) : file dengan tipe ini bisa dieksekusi/dijalankan. 


chmod +x namafile nya 


20. exit : perintah ini dipakai untuk keluar dari konsol/terminal.


21. ifconfig : perintah ini digunakan untuk melihat konfigurasi IP yang sudah ada pada network interface
yang ada dalam PC kita. Perintah untuk melihat konfigurasi IP yang sudah ada di dalam komputer
adalah seperti berikut :
# ifconfig -a

22. shutdown : perintah ini dipakai untuk me-restart atau mematikan komputer. Dengan menggunakan perintah
ini kita dapat me-restart komputer, bisa juga men-shutdown komputer. Perintah untuk mematikan
komputer adalah seperti berikut ini :
# shutdown -y -i0 -g0
Perintah untuk merestart komputer adalah seperti berikut ini :
# shutdown -y -i6 -g0 


Kedua perintah di atas dilengkapi dengan beberapa opsi, arti dari masing-masing opsi tersebut adalah :
(a) -y - opsi ini menjawab “yes” untuk semua pertanyaan yang muncul selama proses shutdown.
(b) -g - opsi ini adalah singkatan dari “go”. Dengan menggunakan opsi ini kita bisa mengatur kapan
proses shutdown dijalankan. Misalnya kita menggunakan opsi -g0, artinya kita mengatur supaya
proses shutdown langsung dijalankan nol detik setelah kita memberikan perintah. Satuan waktu
yang digunakan adalah detik.
(c) -i - opsi ini adalah singkatan dari “init”. Ada 6 tingkatan mode init dalam lingkungan Unix. Yang
sering digunakan adalah init 0 dan init 6. Init 0 dipakai untuk mematikan komputer sementara init
6 dipakai untuk me-restart komputer. 


23. reboot : perintah ini digunakan untuk me-restart komputer. Perintah reboot ini mirip dengan perintah
shutdown -i6. Perintah ini membutuhkan hak akses root untuk dapat dijalankan.


24. useradd : perintah ini dipakai untuk menambah pengguna (user) yang berhak menggunakan sistem
operasi dalam komputer kita. Format perintahnya adalah seperti berikut ini :
# useradd
Perintah penambahan user account ini memiliki beberapa opsi, di antaranya adalah :
(a) -u : opsi ini dipakai untuk menentukan user ID (UID). Opsi in diikuti dengan nilai yang diinginkan.
Misalnya UID yang akan dipakai 100, maka format perintahnya adalah -u 100. Cara penulisan opsi
dan nilainya ini berlaku sama untuk semua opsi.
(b) -g : opsi ini dipakai untuk menentukan group ID.
(c) -c : opsi ini dipakai untuk menambahkan comment pada sebuah user account.
(d) -s : opsi ini dipakai untuk menentukan jenis shell (default shell) yang digunakan oleh user ketika
pertama kali login.
(e) -d : membuat home directory.
(f) -m : memaksa sebuah home directory yang belum ada untuk ditambahkan. Opsi ini tidak membutuhkan
nilai apapun.
(g) -p : menentukan password untuk user tertentu.


25. usermod : perintah ini digunakan untuk mengubah sebuah user account. Perintah ini dapat menggunakan
opsi-opsi yang dimiliki perintah useradd. Kita dapat memodifikasi user ID, grup ID, comment, shell, home
directory, password dari sebuah username. Format perintahnya sama dengan perintah useradd, yaitu :
# usermod 


26. userdel : perintah ini dipakai untuk menghapus sebuah user account. Format perintah untuk menghapus
sebuah username adalah sesederhana berikut ini :
# userdel 


27. passwd : perintah ini kita gunakan apabila kita ingin mengubah password login kita. Tampilan yang
muncul ketika kita menggunakan perintah ini adalah seperti berikut ini :

28. df : perintah ini dipakai untuk mengetahui berapa besar kapasitas harddisk yang terpasang dalam komputer,
berapa yang sudah terpakai dan berapa sisanya.



update lagi nanti...

3 comments:

Powered by Blogger.